LIGA335 – Di era digital yang serba cepat seperti sekarang, banyak orang merasa hidupnya semakin rumit. Notifikasi tak berhenti berbunyi, media sosial penuh informasi, dan tekanan untuk selalu produktif membuat pikiran sering kali overthinking.
Padahal, hidup simpel bukan berarti malas atau tidak ambisius — justru menjadi kunci untuk menjaga ketenangan, fokus, dan kebahagiaan di tengah hiruk pikuk dunia digital.
Artikel ini akan membahas rahasia hidup simpel di era digital dan tips efektif biar kamu nggak overthinking di akhir 2025. Yuk, simak dan mulai ubah cara pandangmu hari ini
1. Kurangi Konsumsi Informasi yang Nggak Perlu
Kita sering merasa “butuh tahu semuanya”. Padahal, kebanyakan informasi justru bikin pikiran penuh dan sulit fokus.
Tips:
- Batasi waktu scroll media sosial maksimal 30 menit sehari.
- Pilih sumber berita yang kredibel dan hindari drama online.
- Matikan notifikasi aplikasi yang nggak penting.
Dengan cara ini, otakmu bisa “bernapas” dan nggak gampang stres.
2. Terapkan Prinsip “Less Is More” dalam Rutinitas
Coba deh evaluasi rutinitasmu. Apakah semuanya benar-benar penting?
Mulailah dengan menyederhanakan kebiasaan sehari-hari.
- Gunakan satu aplikasi catatan digital, jangan banyak-banyak.
- Pilih gaya hidup minimalis: beli barang karena butuh, bukan pengen.
- Fokus ke quality time bersama keluarga atau teman, bukan cuma pekerjaan.
Semakin sedikit hal yang kamu urus, semakin besar ruang untuk ketenangan.
3. Bijak Gunakan Teknologi
Teknologi seharusnya membantu, bukan menguasai kita.
Gunakan gadget dengan mindful, bukan sekadar refleks.
- Gunakan mode Do Not Disturb saat bekerja atau beristirahat.
- Coba digital detox setiap akhir pekan.
- Gunakan aplikasi untuk manajemen waktu seperti Notion, Todoist, atau Forest.
Ingat: kamu yang mengendalikan teknologi, bukan sebaliknya.
4. Berhenti Bandingkan Diri dengan Orang Lain
Salah satu pemicu terbesar overthinking di era digital adalah perbandingan sosial.
Melihat kesuksesan orang lain di media sosial sering membuat kita merasa tertinggal.
Padahal, yang kita lihat hanyalah potongan kecil dari hidup mereka.
Solusi:
- Batasi waktu konsumsi konten “pencapaian orang lain”.
- Fokus pada progres dirimu sendiri.
- Tulis jurnal harian tentang hal-hal yang kamu syukuri.
Ketenangan batin datang ketika kamu berhenti berlomba dengan orang lain.
5. Luangkan Waktu untuk Diri Sendiri
Hidup simpel dimulai dari mengenal diri sendiri.
Setiap hari, sisihkan waktu minimal 10–15 menit untuk me time — bisa dengan membaca, meditasi, olahraga ringan, atau sekadar minum teh sambil diam.
Manfaatnya:
- Pikiran jadi lebih jernih.
- Emosi lebih stabil.
- Overthinking berkurang drastis.
Di akhir 2025, kamu layak punya kedamaian yang kamu ciptakan sendiri.
6. Fokus pada Hal yang Bisa Kamu Kendalikan
Banyak hal di dunia ini di luar kendalimu — komentar orang, kebijakan kantor, cuaca, bahkan algoritma media sosial.
Daripada stres memikirkannya, fokuslah pada apa yang bisa kamu ubah:
- Sikapmu, reaksimu, dan keputusanmu.
- Cara kamu merespons masalah.
- Upaya untuk terus belajar dan berkembang.
Hidup jadi jauh lebih ringan saat kamu berhenti berperang dengan hal yang tak bisa dikontrol.
Kesimpulan
Hidup simpel bukan soal menghindar dari dunia digital, tapi soal menemukan keseimbangan di dalamnya.
Dengan menerapkan tips di atas — mulai dari mengatur informasi, bijak gunakan teknologi, hingga fokus pada hal yang penting — kamu bisa menjalani hari dengan lebih tenang dan bermakna.
Di akhir 2025 ini, yuk mulai hidup lebih sederhana, tanpa overthinking, dan penuh kesadaran. Karena hidup yang tenang adalah versi terbaik dari kesuksesan digital itu sendiri.uktikan bahwa Jakarta selalu punya cara untuk jadi sorotan publik.
Di balik hiruk-pikuk dan kemacetan, selalu ada sisi hangat dan menyenangkan yang bisa menginspirasi banyak orang.
Siapa sangka, sebuah tarian singkat di lampu merah bisa menyatukan tawa jutaan warganet di seluruh Indonesia?
Sumber: chikiganteng.my.id
