DELAPANTOTO – Motor listrik semakin populer karena kepraktisannya, efisiensinya, dan ramah lingkungan. Namun, banyak pengendara yang masih ragu mengenai kemampuannya dalam melewati genangan air. Sebagian besar motor listrik memiliki komponen elektronik yang sensitif, seperti baterai dan motor listrik, yang membuat pengendara perlu berhati-hati saat berkendara di jalanan yang tergenang air. Nah, berapa sih sebenarnya batas aman motor listrik untuk melewati genangan air?
Batas Aman Motor Listrik Menembus Genangan Air
1. Tinggi Genangan yang Aman
Pada umumnya, motor listrik dapat melewati genangan air yang tidak lebih dari 15-20 cm dengan aman, tergantung pada desain dan perlindungan komponen elektroniknya. Ini karena motor listrik sering dilengkapi dengan penghalang kedap air (waterproofing) pada bagian-bagian tertentu, seperti motor listrik dan kabel.
- Genangan hingga 10 cm: Umumnya motor listrik masih aman melintas. Di bawah 10 cm, risiko kerusakan sistem kelistrikan relatif kecil, karena sebagian besar komponen motor sudah tahan air.
- Genangan 15-20 cm: Ini adalah batas aman untuk sebagian besar motor listrik yang dirancang dengan standar proteksi air seperti IP54 (tahan cipratan air). Meski begitu, untuk genangan yang lebih dalam, perlu lebih berhati-hati. Jika motor terlalu lama terendam, ada risiko air masuk ke dalam motor listrik atau baterai.
2. Perlindungan Standar IP (Ingress Protection)
Banyak motor listrik yang dilengkapi dengan sistem pelindung berdasarkan standar IP. Misalnya, motor dengan rating IP54 berarti komponen elektroniknya dapat tahan terhadap debu dan cipratan air dalam jumlah terbatas.
- IP65 atau lebih tinggi: Menandakan motor lebih tahan air dan bisa mengatasi genangan lebih tinggi dengan aman.
- IP54: Artinya motor hanya tahan terhadap cipratan air, bukan untuk motor yang terendam air dalam waktu lama.
Cek selalu rating IP pada motor listrik kamu di manual atau pada label produk untuk mengetahui seberapa jauh motor tersebut bisa menahan paparan air.
Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Melewati Genangan Air
Selain mengetahui batas aman, berikut beberapa hal yang perlu kamu perhatikan saat mengendarai motor listrik di daerah tergenang air:
1. Kecepatan
Jangan terburu-buru saat melewati genangan air. Berkendara dengan kecepatan rendah akan mengurangi kemungkinan percikan air masuk ke komponen sensitif, seperti baterai dan motor listrik.
2. Durasi Terendam
Motor listrik bisa lebih rentan jika terendam terlalu lama. Sebisa mungkin hindari berhenti di tengah genangan air, karena air bisa masuk ke bagian seperti motor dan kabel, yang dapat menyebabkan kerusakan listrik. Jika kamu terpaksa berhenti, segera bergerak setelah genangan sedikit surut.
3. Posisi Motor
Pastikan bagian bawah motor, terutama baterai dan motor, tidak terlalu dekat dengan permukaan genangan. Beberapa motor listrik memiliki bagian bawah yang lebih tinggi untuk menghindari banjir atau genangan. Cek ketinggian motor di sekitar bagian baterai dan motor.
4. Perawatan Setelah Menghadapi Genangan
Setelah melewati genangan air, pastikan untuk segera memeriksa motor. Jika motor sempat terendam atau terpapar air lebih lama dari batas aman, lakukan langkah-langkah berikut:
- Keringkan motor dengan lap kering yang menyerap air di bagian motor dan baterai.
- Periksa kabel dan sambungan untuk memastikan tidak ada air yang masuk ke dalam.
- Jika motor terendam cukup dalam, lebih baik bawa ke bengkel untuk pemeriksaan lebih lanjut.
5. Penggunaan Fitur Waterproofing
Beberapa motor listrik premium mungkin dilengkapi dengan fitur waterproofing ekstra pada baterai dan motor, seperti pembungkus karet pada kabel dan sambungan. Ini sangat berguna jika kamu harus melintasi genangan air yang lebih dalam.
Apa yang Bisa Terjadi Jika Motor Listrik Terendam Air?
Jika motor listrik terendam dalam air lebih dari batas aman, ada beberapa potensi masalah yang mungkin muncul:
- Kerusakan pada Baterai: Baterai motor listrik rentan terhadap korsleting jika terkena air dalam waktu lama. Baterai yang terendam bisa berpotensi rusak atau bahkan berbahaya jika air masuk ke dalam kompartemen baterai.
- Korsleting pada Motor: Air bisa menyebabkan korsleting listrik, yang bisa merusak motor listrik dan mengganggu performa motor.
- Penyusutan Umur Motor: Komponen motor dan kelistrikan yang sering terpapar air bisa mengalami kerusakan lebih cepat dan mengurangi umur motor secara keseluruhan.
Kesimpulan
Motor listrik bisa melewati genangan air hingga 15-20 cm dengan aman, tergantung pada perlindungan air yang dimiliki oleh motor tersebut. Pastikan untuk memeriksa rating IP motor kamu dan selalu berkendara dengan hati-hati saat menghadapi genangan air. Hindari berhenti di dalam genangan, dan segera cek kondisi motor setelahnya. Dengan perhatian yang tepat, motor listrik kamu akan tetap dalam kondisi baik dan siap untuk menempuh perjalanan jauh, bahkan di jalanan yang tergenang air.
Sumber: chikiganteng.my.id
