Banyak yang Belum Tahu, Menyimpan Jas Hujan di Bagasi Motor Bikin Cepat Rusak

Banyak yang Belum Tahu, Menyimpan Jas Hujan di Bagasi Motor Bikin Cepat Rusak

DELAPANTOTO – Meskipun terkesan sepele, menyimpan jas hujan di bagasi motor ternyata bisa membuatnya cepat rusak dan tidak awet. Banyak pengendara motor yang menganggap bahwa jas hujan cukup dilipat dan disimpan begitu saja di dalam bagasi motor setelah digunakan, tanpa menyadari bahwa kebiasaan tersebut bisa memperpendek umur jas hujan mereka.

Sebenarnya, jas hujan merupakan perlengkapan penting yang harus selalu ada dalam perjalanan, terutama saat musim hujan. Namun, jika tidak dirawat dengan benar, jas hujan yang seharusnya melindungi kita dari hujan bisa menjadi rusak dan tidak efektif. Berikut ini adalah alasan mengapa menyimpan jas hujan di bagasi motor tidak disarankan dan bagaimana cara menyimpannya dengan benar.

1. Kelembapan di Dalam Bagasi

Salah satu masalah utama yang terjadi saat menyimpan jas hujan di dalam bagasi motor adalah kelembapan. Bagasi motor yang terbuat dari bahan logam atau plastik bisa memerangkap kelembapan, terutama jika motor terparkir di luar ruangan dan terkena hujan. Hal ini bisa membuat jas hujan menjadi lembab, yang pada gilirannya dapat menyebabkan pertumbuhan jamur dan bakteri pada bahan jas hujan.

Jika jas hujan dibiarkan lembap di dalam bagasi, bahan kain yang digunakan pada jas hujan bisa cepat rusak, mengurangi daya tahan dan ketahanan jas hujan terhadap air. Bahkan, jika dibiarkan terlalu lama dalam kondisi lembap, jas hujan bisa mengeluarkan bau tidak sedap dan menjadi berlubang.

2. Keretakan dan Robekan pada Bahan

Penyimpanan jas hujan yang tidak benar di bagasi motor bisa membuat bahan jas hujan mengalami keretakan atau robekan. Ketika jas hujan disimpan dalam posisi yang terlalu terlipat atau tertekuk, bahan jas hujan—terutama yang terbuat dari PVC atau bahan plastik—bisa mengalami kerusakan struktural. Hal ini disebabkan oleh tekanan atau lipatan yang terus-menerus pada area yang sama.

Terlebih lagi, suhu tinggi yang sering terjadi saat motor terpapar sinar matahari langsung juga bisa memperburuk kerusakan pada jas hujan, karena bahan yang terbuat dari plastik atau karet cenderung menjadi rapuh ketika terpapar panas.

3. Terlalu Lama Tersimpan dalam Bagasi

Menyimpan jas hujan dalam bagasi motor untuk waktu yang lama tanpa menggunakannya juga bisa berdampak buruk. Bahan jas hujan yang terlipat atau tertekan dalam bagasi untuk waktu yang lama akan kehilangan elastisitas dan ketahanannya terhadap air. Ini akan membuat jas hujan lebih mudah robek dan tidak efektif lagi saat digunakan di tengah hujan.

4. Penyimpanan yang Salah Membuat Jas Hujan Tidak Tahan Lama

Jika Anda terus-menerus menyimpan jas hujan di dalam bagasi motor tanpa melakukan perawatan atau pengecekan, jas hujan yang tadinya berfungsi dengan baik bisa kehilangan daya tahan dan ketahanannya terhadap air. Hal ini bisa menyebabkan jas hujan cepat bocor atau rusak, bahkan sebelum sempat digunakan untuk melindungi Anda.

5. Cara Menyimpan Jas Hujan yang Tepat

Agar jas hujan Anda tetap awet dan bisa digunakan dalam kondisi terbaik, ada beberapa tips penyimpanan yang perlu diperhatikan:

  • Keringkan Jas Hujan Sebelum Disimpan: Sebelum menyimpan jas hujan, pastikan jas hujan dalam keadaan kering. Jemur sebentar jika perlu untuk menghilangkan kelembapan. Jas hujan yang lembap atau basah harus segera dikeringkan untuk mencegah pertumbuhan jamur dan bau tidak sedap.
  • Simpan di Tempat yang Tepat: Sebaiknya, jas hujan tidak disimpan langsung di dalam bagasi motor. Cobalah untuk menyimpannya di tas atau kantong khusus yang bisa menjaga jas hujan tetap kering dan terhindar dari kelembapan. Beberapa motor bahkan memiliki kompartemen kecil yang bisa digunakan untuk menyimpan jas hujan tanpa membuatnya tertekuk atau terlipat terlalu lama.
  • Gantung Jas Hujan: Jika memungkinkan, gantung jas hujan di tempat yang terlindung dari hujan atau sinar matahari langsung. Dengan cara ini, jas hujan bisa lebih awet dan tidak mudah rusak akibat penyimpanan yang tidak tepat.
  • Gunakan Kantong Plastik Terbuka: Jika Anda harus menyimpan jas hujan di bagasi motor, gunakan kantong plastik berlubang agar jas hujan tetap bisa “bernapas” dan tidak terperangkap dalam kelembapan.
  • Periksa Secara Berkala: Setiap kali akan digunakan, pastikan jas hujan dalam kondisi baik dan tidak ada kerusakan atau lubang. Cek apakah jas hujan masih memiliki ketahanan terhadap air dan apakah ada bagian yang perlu diperbaiki.

6. Kesimpulan

Penyimpanan jas hujan di bagasi motor yang tidak tepat bisa memperpendek umur jas hujan dan mengurangi efektivitasnya sebagai pelindung saat hujan. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan cara menyimpan jas hujan dengan benar, seperti mengeringkannya terlebih dahulu, menyimpannya di tempat yang tidak lembap, dan memeriksa kondisi jas hujan secara berkala. Dengan merawat jas hujan dengan baik, Anda bisa memastikan bahwa perlengkapan ini akan selalu siap melindungi Anda saat dibutuhkan.

Blog