Drama Liga Champions: Manchester City Ditahan Monaco 2-2 di Tandang

Drama Liga Champions: Manchester City Ditahan Monaco 2-2 di Tandang

LIGA335 – Manchester City kembali merasakan kesulitan di laga tandang Liga Champions setelah harus puas bermain imbang 2-2 melawan AS Monaco. Hasil ini terjadi akibat penalti kontroversial Eric Dier di menit akhir, yang mengubah kemenangan hampir pasti menjadi hasil imbang.

City sempat tampil dominan dan seakan akan meraih kemenangan, terutama berkat Erling Haaland yang kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak dua gol sebelum babak pertama usai. Namun drama terjadi di menit-menit terakhir ketika wasit Jesus Gil Manzano meninjau VAR atas insiden tendangan tinggi Nico Gonzalez terhadap Dier. Penalti diberikan meski bola sempat menyentuh pemain City, memicu protes dari staf pelatih City yang beberapa orangnya diusir dari tepi lapangan.

Dier menjalankan tugasnya dengan sempurna, mengecoh Gianluigi Donnarumma, dan membuat rekor tandang City di Liga Champions tetap tanpa kemenangan selama dua tahun, tepat satu tahun sejak kemenangan terakhir mereka atas Slovan Bratislava.

Dominasi City Tak Berbuah Poin Penuh

Meski penalti kontroversial itu menjadi sorotan, City sebenarnya tampil superior. Mereka mencatat 18 tembakan, beberapa di antaranya membentur mistar, termasuk dari Phil Foden dan Tijjani Reijnders. Haaland, yang hanya menyentuh bola tujuh kali sebelum mencetak dua gol, seolah menegaskan efektivitasnya sebagai striker top Eropa.

Gol pertama Haaland lahir dari flick cerdas menerima umpan Josko Gvardiol di menit ke-14, dan gol kedua tercipta lewat sundulan mematikan dari umpan Nico O’Reilly. Sayangnya, gol tambahan gagal dicetak karena beberapa peluang emas yang membentur tiang gawang.

“Yang terpenting bukan hanya soal menyentuh bola. Gerakanku di lapangan membuka ruang bagi pemain lain,” kata Haaland usai pertandingan, menegaskan kontribusinya meski statistik sentuhan bola minim.

Guardiola Tetap Puas Meski Kecewa

Pelatih Pep Guardiola menyoroti performa timnya yang mendominasi jalannya laga:

“Kami lebih energik, menciptakan banyak peluang, dan bermain sangat baik. Banyak hal yang mendukung lawan di beberapa situasi, tapi secara keseluruhan tim bermain luar biasa,” ujar Guardiola kepada TNT Sports.

Guardiola menambahkan bahwa keputusan menarik Rodri keluar di menit ke-60 adalah bagian dari strategi menjaga kondisi pemain.

Haaland pun tak bisa menyembunyikan kekecewaannya:

“Saya marah, semua harus marah. Ini tidak cukup baik,” ungkap striker Norwegia itu kepada BBC.

Hasil imbang ini menjadi pengingat bahwa perjalanan Manchester City di Liga Champions musim ini masih penuh tantangan, terutama dalam laga tandang. Meskipun Haaland tampil brilian dan tim menciptakan banyak peluang, penalti kontroversial membuat mereka gagal membawa pulang tiga poin.

Sumber: chikiganteng.my.id

Blog